Lin Dan Pensiun, Pemain China Ini Bisa Jadi Penerusnya

Lin Dan Pensiun, Pemain China Ini Bisa Jadi Penerusnya

July 8, 2020

Lin Dan, pemain bulutangkis kawakan asal China mengumumkan untuk gantung raket pada 4 Juli lalu. Lin Dan pensiun di umurnya yang sudah menginjak 36 tahun.

Pemain yang meraih medali emas di Olimpiade Beijing 2008 dan London 2012 ini secara otomatis tidak akan ikut serta dalam Olimpiade Tokyo 2020.

Diantara teman sekaligus rival seangkatannya, Lin Dan termasuk jadi yang lebih akhir dalam mengakhiri karir bulutangkisnya. Setelah sebelumnya Lee Chong Wei pensiun tahun 2019 dan Taufik Hidayat yang sudah lama pensiun di tahun 2013.

Lin Dan Pensiun, Pemain China Ini Bisa Jadi Penerusnya

Melalui laman bwfbadminton.com, diketahui Lin Dan sebelum pensiun menghuni ranking 19 kategori tunggal putra. Ranking yang tak terlalu buruk untuk seorang pemain senior.

Siapa pemain China yang jadi penerus kehebatan mereka?

Untuk saat ini pemain tunggal putra asal China yang berada di peringkat Top 10 dunia hanya dua orang. Yaitu Chen Long dan Shi Yuqi.

Pada laporan minggu ke 12 BWF, Chen Long menghuni rangking 5. Dan Shi Yuqi berada di ranking 9 dunia.

Untuk Chen Long, meskipun rankingnya lebih tinggi dari Shi Yuqi, namun usia Chen Long sudah 31 tahun. Sedangkan Shi Yuqi jauh lebih muda, baru 24 tahun.

Tentu harapan besar ada pada Shi Yuqi. Hingga Maret 2020, Shi Yuqi sudah meraih 208 kemenangan. Bahkan sempat mengalahkan pemain Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting pada Asian Games 2018 yang lalu.

Uniknya, Shi Yuqi sudah 7 kali bertemu dengan Lin Dan di pertandingan. Shi Yuqi unggul dengan 5 kali kemenangan. Dan Lin Dan hanya 2 kali berhasil menaklukkan Shi Yuqi.

Di pertemuan terakhir mereka, Lin Dan justru mampu menang. Kala itu di ajang Malaysia Open 2019, Lin Dan unggul dengan skor 19-21, 21-16, 12-21.

Shi Yuqi jadi salah satu pemain tunggal putra terbaik China yang masih aktif saat ini. Ia kerap merepotkan pemain lawannya termasuk ketika melawan pemain Indonesia. Terhitung Shi Yuqi sudah mengalahkan Jonathan Christie 3 kali dan Anthony Ginting 6 kali.

Selain itu, ia juga mampu 2 kali menaklukkan Kento Momota, yang saat ini jadi pemain ranking 1 dunia. Tentu pencapaian Shi Yuqi tersebut tak bisa dipandang sebelah mata.

Bukan tidak mungkin di tahun-tahun berikutnya ia akan menyamai level prestasi seniornya, Lin Dan. Mari kita tunggu aksi-aksi Shi Yuqi berikutnya.